» Info Aktual » Displai VUB Padi Balitbangtan Tuai Hasil Positif di Majalengka
05 Agu 2021

Bogor – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan) memperkenalkan varietas unggul baru padi yang dilepas Balitbangtan pada kurun lima tahun terakhir. Varietas tersebut dikenalkan dalam bentuk display tanaman yang ditanam di Desa Jati Tengah, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sejak April 2021 lalu.

VUB padi dimaksud yakni Inpari 32, Inpari 43, Inpari 44, Inpari 46, Inpari 47, Inpari 48, Cakrabuana Agritan, Padjadjaran Agritan, dan Logawa. Selain itu, salah satu komponen paket teknologi unggulan Balitbangtan yaitu sistem tanam jajar legowo 2:1 (25 cm x 50 cm) x 12,5 cm juga ikut diperkenalkan.

Masing-masing VUB tersebut ditanam dengan sistem tanam yang berbeda yaitu cara petani dengan tegel (30 cm x 30 cm) dan introduksi teknologi Balitbangtan dengan jajar legowo 2:1 (25 cm x 50 cm) x 12,5 cm. Dengan demikian, petani dapat melihat perbedaan penampilan yang diperlihatkan pada masing-masing varietas, baik dari aspek karakteristik morfologi, pertumbuhan, maupun produksinya.

Nasihin, Ketua Kelompok Tani Gangsa 1 di tengah acara panen perdana di lahan displai Padi Balitbangtan yang dilakukan bersama dengan Tim Peneliti Puslitbangtan Jumat, (23/07/2021) lalu mengatakan, “Kegiatan ini sangat berarti bagi kami sebagai pelaku produsen/penangkar benih karena sebagai ajang promosi untuk memperkenalkan varietas unggul baru (VUB) padi rakitan Balitbangtan kepada para calon pengguna benih.”

Berdasarkan hasil yang yang diperoleh dari lokasi panen, meski sistem tanam jajar legowo ‘kalah’ dari sisi hasil per individu tanaman, namun lebih unggul per satuan luas lahan karena populasinya yang lebih banyak. Berdasarkan hasil ubinan, rata-rata produktivitas padi yang dihasilkan yaitu 6-8 t/ha.

Sebagai informasi Kelompok Tani Gangsa 1 merupakan salah satu produsen/penangkar benih padi binaan BPTP Jawa Barat. Puslitbangtan melibatkan kelompok tani tersebut dalam kegiatan SL-DMB sejak tahun 2015–2019. Kelompok ini dikategorikan sebagai kelompok mandiri dan berkelanjutan karena hingga saat ini tetap berkomitmen untuk memproduksi benih VUB Balitbangtan.

Kerja sama dan sinergi antara Puslitbangtan dan Kelompok Tani Gangsa 1 selaku produsen/penangkar benih diharapkan Nasihin dapat terus dijalin khususnya di Kabupaten Majalengka.

Kegiatan ini merupakan salah satu sub kegiatan Pengembangan Sistem Produksi dan Distribusi Benih Sumber Berdasarkan Kesesuaian Varietas: Desentralisasi Perbenihan, yaitu studi kesesuaian VUB berdasarkan adaptasi dan preferensi stakeholder sistem perbenihan. Petani diharapkan dapat berkontribusi memberikan feedback dengan cara memilih varietas mana yang lebih disukai berdasarkan hasil uji adaptasi tanaman dan preferensi mereka.

Seperti diketahui sebelumnya, varietas unggul merupakan salah satu komponen teknologi yang memiliki peran penting dalam upaya peningkatan hasil padi dan memengaruhi kualitas yang dihasilkan. Namun, varietas padi yang ditanam petani masih menggunakan varietas lama sehingga perlu dilakukan upaya diseminasi yang lebih intensif untuk memperkenalkan VUB rakitan Balitbangtan kepada petani. (ODP/NRP/HRY/Uje)

Informasi lebih lanjut: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan