» Info Aktual » Mentan Panen Inpari 32 di Kalbar
14 Sep 2021

Kalbar – Menteri Pertanian RI DrH. Syahrul Yasin Limpo panen padi varietas unggul baru (VUB) Inpari 32 bersama dengan teman-teman petani dari Poktan Usaha Bersama, Desa Kecurit, Kab. Mempawah. Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (12/9/2021).

Mentan yang didampingi Anggota Komisi IV DPR RI Dapil I dan II Kalimantan Barat, Wakil Gubernur Prov. Kalimantan Barat dan Kepala BPTP Kalimantan Barat melaksanakan panen dengan menerapkan penggunaan alsintan combine harvester dibantu operator dan Sarmin selaku Ketua Poktan Usaha Bersama.

“Saya yakin lahan yang ada di Kab. Mempawah ini memiliki lahan pertanian yang subur yang masih menanti upaya-upaya pemerintah untuk mengakselerasi kepentingan-kepentingan yang ada disini menemukan sumber-sumber ekonomi yang harus disesuaikan,” tutur Mentan.

Ia menambahkan, “Tanaman pangan dan perkebunannya menjanjikan, bahkan pelabuhan yang bertaraf internasional yang akan hadir tentu saja peluang ekspor akan banyak terbuka. Kita juga harus sering berkoordinasi dengan anak-anak kita petani milenial sebagai generasi baru untuk memajukan sektor pertanian kita.”

Kementerian Pertanian melalui inovasi teknologi yang dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dengan pendampingan oleh BPTP Kalimantan Barat dan juga dukungan dari berbagai instansi terkait lainnya, di masa pandemi covid 19 ini khususnya, diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan dengan menerapkan penggunaan padi VUB dan juga mendorong utamanya ekspor komiditi pertanian untuk mendongkrak kembali perekonomian negara kita dari sektor pertanian.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Mempawah mengapresiasi usaha dan kerja keras para petani di Kabupaten Mempawah. Ia juga mengatakan,“Hari ini Menteri Pertanian RI dapat membersamai kita melaksanakan panen VUB Padi Inpari 32. Ini juga merupakan hasil pendampingan BPTP Kalimantan Barat yang selalu menerapakan inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian sehingga dapat diadaptasi oleh petani kami.”

Bupati juga berharap pertanian dengan permasalahannya mulai dari minimnya SDM dan Alsintan terutama di Kab. Mempawah, melalui kunjungan kerja Mentan RI semakin membangkitkan semangat petani, PPL, dan sebagainya agar terus menjaga ketahanan pangan. Terlepas dari itu, hadirnya Pelabuhan Internasional Kijing di Kab. Mempawah diharapkan mampu mendorong peningkatan kontribusi komoditas unggulan Kalbar terutama dalam ekspor.

Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Kalbar Maria Lestari, S.Pd., dan Yessy Melania, SE., menyampaikan bahwa komunikasi, koordinasi dan sinergitas setiap instansi sangat diperlukan untuk memperkuat pertanian kita terutama untuk memajukan pertanian di Kalimantan Barat.

Sebelum acara ditutup, dilakukan penyerahan benih VUB Padi Inpari 37 dari BPTP Kalimantan Barat dan benih VUB Padi Inpari 32 dari PT. Pertani, Penyerahan KUR dari Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Rakyat Indonesai (BRI) serta Alat Mesin Pertanian berupa Traktor roda 2 sejumlah dua buah, dan Traktor roda 4 satu buah dari Kementerian Pertanian untuk dapat dimanfaatkan dengan baik oleh petani.

Inpari 32

Inpari 32 HDB merupakan varietas yang dilepas pada tahun 2013 oleh Balitbangtan. Karakteristik dari varietas ini antara lain tektur nasi yang sedang dengan kadar amilosa ± 23,46%. Potensi hasil mencapai 8,42 GKG dan memiliki ketahanan terhadap penyakit hawar daun bakteri patotipe IV dan VIII, tahan blas ras 033, agak tahan blas ras 073 dan agak tahan tungro ras Lanrang. (BPTP Kalbar/Admin)