» Info Aktual » Panen Jagung Hibrida Inovasi Balitbangtan di Tomohon
04 Okt 2021

Tomohon - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mengadakan program hilirisasi inovasi jagung hibrida di Desa Matani 2, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon Sulawesi Utara. Kepala Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) Dr. Muhamad Azrai dalam laporannya menyampaikan bahwa telah ditanam berbagai macam varietas jagung hibrida unggulan hasil inovasi Balitbangtan di dua lokasi di Provinsi Sulawesi Utara, salah satunya di Kota Tomohon seluas 5 ha dengan varietas Bima 9, Bima 14, HJ 21, JH 27, NASA 29, JH 29, JH 36 dan JH 37.

“Kegiatan hilirisasi ini telah ditanam berbagai macam varietas jagung hibrida hasil inovasi Balitbangtan yang luasnya 10 ha di Provinsi Sulawesi Utara, diharapkan petani dapat memilih varietas yang mereka sukai untuk dikembangkan lebih lanjut di provinsi Sulawesi Utara,” jelas Azrai.

Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H., Sabtu (2/10/2021), bersama Kepala Balitsereal, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Utara melakukan panen jagung hibrida tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian bahwa daerah yang dipimpinnya telah dijadikan wilayah pengembangan jagung hibrida varietas unggulan Balitbangtan.

“Kegiatan pengembangan jagung ini menjadi kebanggaan kami semua di Kota Tomohon dan tentu kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian dalam hal ini Balitsereal yang telah memberikan kesempatan kepada petani untuk mengembangkan benih jagung varietas unggulan ini,” ujar Carrol.

Selanjutnya Azrai juga menyampaikan bahwa ada sekitar 8,5 ha jagung hibrida yang ditanam di Sulawesi Utara untuk dijadikan benih. Selanjutnya benih tersebut akan dibagikan kepada para petani sebagai upaya untuk mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional

“Benih ini tidak akan kami bawa pulang ke Makassar, benih jagung hibrida ini akan kami serahkan kepada para petani di Provinsi Sulawesi Utara untuk dikembangkan lebih lanjut, sehingga kelak nanti bisa terbantu perekonomian petani dan nilai tukar petani semakin meningkat,” ujarnya. (Uje/HRY)