» Info Teknologi » Kepala Badan : Peneliti Agar Mengambil Prakarsa Proaktif!
18 Des 2006

Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Achmad Suryana menegaskan, peneliti perlu mengambil langkah proaktif untuk menciptakan, merekayasa dan mengembangkan teknologi strategis yang sesuai dengan rekomendasi kebijakan pembangunan pertanian untuk mendukung pembangunan pertanian. Hal itu ditegaskannya saat memberikan sambutan pengukuhan dua orang Peneliti Utama sebagai Profesor Riset Badan Litbang Pertanian di Bogor pada awal Desember 2006 yang lalu di Auditorium Dr. Ismunadji, Bogor.

Lebih lanjut, Ahmad menyatakan "Pencapaian ini (pengukuhan Profesor Riset, red.) tidak diartikan sebagai puncak dari kemampuan ilmiah Saudara, tetapi malah justru sebaliknya, dijadikan dorongan yang lebih kuat untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Memberikan kontribusi yang lebih besar dalam membangun sistem dan usaha agribisnis melalui pengembangan kelembagaan yang lebih kokoh sangat diperlukan, sehingga agribisnis dapat dinikmati oleh segenap lapisan masyarakat secara utuh".

Dua orang Profesor Riset baru tersebut adalah Dr. Ir. Kedi Suradisastra, M.Sc. sebagai Peneliti Utama Bidang Sosiologi Pertanian dengan judul orasi "Revitalisasi Kelembagaan Untuk Percepatan Pembangunan Sektor Pertanian Dalam Otonomi Daerah", serta Dr. Ir. Ati Srie Duriat, sebagai Peneliti Utama Bidang Hama dan Penyakit Tanaman dengan judul orasi "Dukungan Penelitian Virus Dalam Pengembangan Perbenihan Kentang".

Revitalisasi kelembagaan untuk percepatan pembangunan sektor pertanian yang diungkapkan oleh Kedi adalah kegiatan yang menghubungkan kelembagaan teknis penelitian dengan lembaga administrasi pembangunan wilayah otonomi daerah. Pada hakekatnya kedua lembaga tersebut menjalin suatu kaitan kebijakan yang sejajar dengan tujuan akhir yang sama yaitu peningkatan pembangunan sektor pertanian, dengan tanpa menghilangkan nilai–nilai sosio–kultural yang ada.

Sedangkan dukungan penelitian virus dalam pengembangan perbenihan kentang memiliki peranan strategis dalam mengatasi permasalahan yang ditimbulkan oleh serangan virus terutama pada pembibitan kentang. Komoditas kentang merupakan makanan pengganti beras dan sudah banyak dimanfaatkan untuk makanan pendukung. Untuk itu pengembangannya sangat berpengaruh terhadap penyediaan bibit yang sehat. 

"Peran Saudara sangat diharapkan dalam mengantisipasi dan mengatasi permasalahan pertanian" pesan Kepala Badan.
Selamat Prof.! Semoga kemampuan ilmiah tersebut dapat memotivasi para peneliti muda untuk meningkatkan prestasi kerjanya.