» Info Teknologi » Waktunya Sediakan Lahan Abadi Pertanian
21 Des 2006

Indikator makro sektor pertanian tahun 2006 lebih baik dibanding tahun lalu. Sedangkan pertumbuhan PDB sektor pertanian tahun 2007 diperkirakan meningkat lebih tinggi dari yang diramalkan apabila pemerintah mampu mengendalikan resiko produksi lebih baik dibanding tahun 2006. Namun  pertumbuhan itu akan terjadi dan dinikmati oleh para petani apabila pemerintah membuat kebijakan yang mendasar untuk masalah berkurangnya lahan pertanian yang semakin parah.

Berkurangnya lahan ini juga mengakibatkan hilangnya sarana irigasi yang akan berdampak pada  penurunan produksi bahan pangan. Selain itu masalah kelangkaan pupuk dan penggunaan benih unggul juga harus diutamakan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Nizwar Syafa’at, anggota tim analisis ekonomi makro dan modeling dari PSE&KP, dalam seminar nasional bertajuk “Kinerja Pembangunan Pertanian 2006 dan Prospek 2007”,  Rabu (20/12) lalu kepada para peserta termasuk wartawan Agrotek, Elfa Hermawan. Seminar nasional tersebut diselenggarakan oleh Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSE&KP).

Untuk meningkatkan produksi pertanian di masa mendatang diperlukan 5 juta hektar lahan baru. Oleh karena itu, penerapan adanya lahan abadi untuk pertanian diperlu didukung dengan kebijakan dari pemerintah. Demikian salah satu solusi yang berikan oleh Prof. Supiandi Sabiham dari Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Tentunya, masalah ini bukan hanya terkait dengan Departemen Pertanian saja. Diperlukan sinergi lintas departemen dan lintas sektor untuk menghasilkan kebijakan yang bisa menjaga lahan pertanian Indonesia.

Menurut Supiandi, pembukaan lahan baru sebaiknya dilakukan di luar Pulau Jawa. Namun tantangannya, penelitian yang dilakukan harus fokus pada lahan marjinal, seperti lahan kering, lahan basah, dan lahan-lahan dibawah tegakan. Selain itu, diseminasi teknologi spesifik lokasi  juga harus diprioritaskan agar cepat diterima oleh para petani.

Melalui program Prima Tani, Badan Litbang  Pertanian berusaha membantu para petani untuk membuat percontohan sistem pertanian yang mengarah ke pembentukan daerah Agropolitan. Jangka pendeknya, program dimaksud bisa meningkatkan kapasitas produksi pertanian tahun 2007. Tentu saja  bantuan Badan Litbang Pertanian berupa penyediaan teknologi nyata yang dibutuhkan oleh para petani.