» Info Teknologi » Hand Sanitizer Alami dari Berbagai Produk Tanaman Palma
29 Jan 2021

Pandemi Covid-19 belum bosan dan enggan pergi dari Indonesia meskipun sudah hampir satu tahun melanda. Masyarakat diwajibkan mematuhi protokol kesehatan agar penyebaran virus ini tak semakin merajalela. Hand sanitizer pun seakan menjadi salah satu barang yang wajib dibawa ke mana-mana.

Dengan kandungan alkohol dan agen antimikroba, hand sanitizer dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan virus di tangan. Sayangnya, alkohol dan bahan kimia lain di dalamnya juga membuat tangan kering, iritasi, dan terasa seperti terbakar.

Sebagai alternatif, Peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Nugroho Utomo di Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma) dalam artikel Infotek Perkebunan menyebutkan bahwa hand sanitizer bisa dibuat dari bahan alami seperti nira aren dan biji pinang. Nira aren yang difermentasi dan didestilasi mampu menghasilkan kadar alkohol 30-40%. Kadar ini masih dapat ditingkatkan lagi dengan metode destilasi untuk mencapai kadar alkohol minimal yang dipersyaratkan CDC (Centers for Disease Control and Prevention), yakni sebesar 60%.

Sementara itu, biji pinang mampu menggantikan fungsi triclosan karena mengandung saponin sebagai antibakteri, flavonoid untuk menghambat pertumbuhan jamur, dan tanin sebagai antiseptik alami.

Untuk menjaga kelembapan tangan, virgin coconut oil (VCO) bisa dikombinasikan dalam formulasinya. VCO adalah minyak kelapa murni yang dirposes dari kelapa segar dan mengandung asam lemak yang baik bagi kulit. Tak hanya melembapkan, VCO pun mampu menghambat pertumbuhan bakteri E. coli.

Langkah-langkah pembuatan hand sanitizer dari berbagai produk tanaman palma ini adalah sebagai berikut: (1) Panaskan biji pinang yang telah ditambahkan akuades selama 15 menit terhitung sejak suhu mencapai 900C. (2) Saring hasil infusa dengan kertas saring dan simpan di wadah tertutup. (3) Tambahkan VCO ke dalam bioetanol hasil destilasi nila aren dan aduk sampai larut. (4) Tambahkan infusa biji pinang dan akuades, aduk sampai homogen. (5) Kemas dalam botol.

Adapun formulasi bahannya yaitu (1) 70 ml Bioetanol 86%, (2) 10 ml Infusa Biji Pinang 2%, (3) 1 ml VCO, dan (4) 19 ml Akuades. (Bur)

Informasi lebih lanjut: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Lampiran