» Info Teknologi » Kembangkan Padi Hibrida, BBP Padi Perkuat Kerjasama Penelitian
12 Jan 2007

Dr. Hasil Sembiring, kepala Balai Besar Penelitian Padi (BBP Padi) berpendapat, kemitraan litbang publik dan swasta serta kolaborasi dengan lembaga internasional perlu diperkuat supaya pengembangan padi hibrida semakin sukses. “BBP Padi telah bekerjasama dengan beberapa perusahaan benih swasta dalam pengembangan padi hibrida terutama dalam pemanfaatan tenaga peneliti BB Padi untuk pengujian materi-materi introduksi,” ungkapnya kepada Majalah Agrotek di Sukamandi belum lama ini.

Menurut Hasil dan Dr. Satoto, peneliti padi hibrida pada BBP Padi, akan semakin baik jika  kerjasama juga menyangkut pertukaran serta ’sharing’ plasma nutfah atau breeding materials dengan pola saling menguntungkan. Kolaborasi dengan International Rice Research Institute (IRRI) perlu dilanjutkan lebih intensif terutama dalam perbaikan genetik terhadap materi yang ada. Tidak kalah pentingnya adalah penelitian dan pengembangan teknologi produksi padi hibrida dan sistem perbenihan. 

Program litbang nasional padi hibrida yang terpadu sudah waktunya diwujudkan. Riset pemuliaan dalam upaya mencari galur-galur baru yang lebih unggul tetap dilakukan oleh BB Padi. Namun untuk pengkajian dan pengembangan lebih luas perlu suatu koordinasi melibatkan BPTP, direktorat teknis di pusat dan Dinas pertanian di daerah. Industri perbenihan perlu diperkuat. Sosialiasi teknologi padi hibrida ke berbagai pihak dan petani sangat penting dilakukan. Kajian-kajian sosial ekonomis tentang pengembangan padi hibrida diperlukan. Misalnya harga benih yang layak, menguntungkan produsen benih dan tidak memberatkan kepada petani.

 

Sumber berita : Elfa Hermawan (Majalah Agrotek)