Tahukah Anda

No 181-185 dari 221

Bunga Pacar Air(Banyu) Mengatasi Hipertensi

Kandungan kimia yang ada di bagian bunga pacar air/banyu adalah anthocyanin, cyanidin, delphinidin, pelargonidin, malvidun, kaempherol, dan quercetin. Sementara akarnya mengandung cyanidin dan monoglycosine. Pacar air dapat dimanfaatkan untuk mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi), Untuk mengobati hipertensi, 10 gram bunga pacar air dan 100 gram seledri kecil direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring lalu diminum airnya.

Sumber: Republika Online, Selasa 07 Januari 2003

Bunga Tapak Dara Dapat Mengobati Kanker

Untuk mengatasi kanker, 15 gram tapak dara segar, 30 sampai 60 gram daun pepaya segar, 30 gram daun bayam merah, 30 gram rumput mutiara, direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 300 cc. Lalu disaring dan ditambahkan madu, diminum tiga kali sehari sebanyak 100 cc (tetap konsultasi ke dokter). Mengatasi kanker payudara, 6 sampai 15 gram tapak dara kering direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya. Mengatasi kanker rahim, 15 gram bunga tapak dara, 30 gram rumput lidah ular, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc dan diminum airnya.

Sumber: Republika Online, Selasa 16 Juli 2002

Cabai Jawa Pembersih Rahim

Dari hasil analisis kimia, cabe jawa mengandung bahan piperina, piperidinia, damar, gom, pati, dan minyak atsiri yang bermanfaat untuk ramuan jamu tradisional. Bagian tanaman yang sering digunakan untuk pembuatan jamu adalah buahnya. Akarnya bisa digunakan untuk membersihkan rahim sehabis melahirkan. Ibu-ibu yang baru melahirkan bisa memanfaatkan akar kering cabe jawa untuk dipakai membersihkan rahim. Caranya, akar cabe jawa seberat tiga gram ditumbuk halus, dan diseduh air panas. Air tersebut diminum sehari sekali.

Sumber: Republika Online, Selasa 27 April 2004

Cengkeh Atasi Perut Kembung

Kuncup bunga dan daun cengkeh yang telah dikeringkan dapat dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit perut kembung. Kuncup bunga cengkeh, sebagaimana disebutkan bagian R&D PT Sido Muncul, mengandung minyak atsiri (15-20) persen, eugenol (85-95) persen, sedikit eugenol asetat, B-kariofilena, B-kariofilena oksida, B-humulena, B-humulena epoksida, kuersetin, turunan-turunan kemferol, zat-zat tannin, asam-asam fenolik karboksilat (seperti asam galat, asam prokatekuat, dsb), sedikit sterol dan sterol glikosida, furfural, metil amil keton, dan vanillin. Daunnya memiliki kandungan yang sama dengan kuncup bunga. Cuma kandungan eugenolnya lebih sedikit. Minyak cengkeh, yang oleh PT Sido Muncul digunakan sebagai bahan penyusun produk Tolak Angin itu, memiliki khasiat sebagai peluruh gas-gas dalam perut/kentut, (karminatif) karena jika gas-gas seperti itu terkumpul dalam perut, maka perut terasa kembung.

Sumber: Republika Online, Selasa 08 April 2003

Cengkeh Obat Sakit Gigi

Cengkeh adalah salah satu hasil tanaman rempah di Indonesia. Tanaman tropis yang berasal dari Maluku ini sudah banyak dibudidayakan untuk diambil bunga dan minyaknya. Minyak cengkeh (Eugenia aromatica) dapat dihasilkan dari penyulingan serbuk kuntum cengkeh kering (clove oil), serbuk tangkai kuntum cengkeh (clove stem oil), dan daun cengkeh kering (clove leaf oil). Tanaman cengkeh dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim tropis. Minyak cengkeh banyak dimanfaatkan oleh dokter gigi sebagai penghilang rasa sakit. Selain itu, tanaman ini juga digunakan dalam industri farmasi, penyedap masakan, dan wewangian. Sebagai obat tradisional cengkeh memiliki khasiat mengatasi sakit gigi. Cara mengatasi sakit gigi, gigi yang berlubang disumbat dengan kapas yang telah diteteskan dengan minyak cengkeh. Atau, 10 butir cengkeh disangrai sampai halus, lalu digiling halus, dimasukkan pada lubang gigi secukupnya, lalu ditutup dengan kapas. Lakukan dua kali sehari.

Sumber: Republika Online, Selasa 15 Oktober 2002