Tahukah Anda

No 201-205 dari 217

Ketumbar Memperlancar Pencernaan

Daunnya hijau dengan tepian bergerigi. Sedangkan, untuk bunga mejemuknya berbentuk payung bersusun berwarna putih dan merah muda. Untuk buah, bentuknya hampir bulat berwarna kuning bersusun, Kalau matang, buahnya mudah dirontokkan. Setelah itu, buahnya dikeringkan. Konon, tumbuhan terna berfamilia coprinaceae ini berasal dari daerah sekitar Laut Tengah dan Kaukasia. Di sana, biji yang dikeringkan dinamakan fructus coriandri. Manfaat dari tumbuhan ini sudah banyak dirasakan di berbagai negara. Ketumbar biasanya digunakan untuk memperlancar pencernaan, dan penambah nafsu makan (stomachica). Manfaat yang diambil dari ketumbar adalah dari daun, biji, dan buah. Penggunaan ketumbar bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti ditumbuk halus dan direbus, baik untuk pengobatan luar, maupun dalam. Untuk pengobatan dalam biasanya ketumbar direbus. Setelah direbus dan ditambah beberapa bahan lain, air rebusannya disaring lalu diminum secara rutin.

Sumber: Republika Online, Selasa 22 Juli 2003

Khasiat Bunga Matahari

Banyak orang tak menyadari bahwa bunga matahari punya banyak khasiat di balik keindahannya. Semua bagian dari tumbuhan ini memiliki khasiat. Bunganya punya efek menurunkan tekanan darah dan mengurangi rasa sakit (analgesik). Bijinya sebagai antidisentri dan merangsang pengeluaran cairan tubuh dan campak. Daunnya berkhasiat antiradang, analgesik, dan antimalaria. Akarnya pun punya khasiat untuk antiradang, peluruh air seni, pereda batuk, dan analgesik. Sedangkan, sumsum batang dan daar bunganya berkhasiat merangsang energi vital, analgesik, menenangkan liver, dan masih banyak lagi. Pemakaian luar, tumbuhannya dihaluskan dan ditempelkan pada bagian yang sakit. Contohnya untuk rematik, bisul, dan radang payudara. Penggunaan untuk dalam, tumbuhannya direbus dan diminum. Ada pula yang disangrai seperti bijinya, lalu ditumbuk halus, diseduh air panas dan diminum. Pengobatan lewat cara ini adalah untuk keluhan sakit kepala, pusing, sakit gigi, radang payudara, batuk, batuk rejan, sesak napas, tekanan darah tinggi, mencegah kanker lambung, kembung, maag, susah buang air besar, disentri, infeksi saluran kemih, beri-beri, malaria, keputihan, pendarahan, dan hernia.

Sumber: Republika Online, Selasa 19 Agustus 2003

Kunyit Sahabat Dekat Penghalus Kulit

Kunyit, kunir, atau koneng merupakan tanaman sekeluarga. Dari daun sampai ke rimpangnya banyak digunakan untuk bumbu dapur sampai bahan obat. Senyawa kurkuminoid telah diteliti kemampuannya untuk melindungi sel-sel, jaringan dan organ tubuh dari kerusakan yang diakibatkan radikal bebas dengan menetralisasi radikal bebas, dan mencegah pembentukan radikal yang baru. Dan dari beberapa referensi pendukung memperlihatkan, dengan adanya antioksi dan kunyit, maka kunyit sangat baik untuk kesehatan kulit. Tradisi di kalangan keraton-keraton Jawa, para wanita dan putri-putrinya selalu rutin meminum kunyit asam untuk menjaga kesehatan dan kehalusan kulit mereka. Untuk pemakaian pada kulit, secara tradisional kunyit banyak dipakai untuk infeksi kulit seperti eksim dan kudis.

Sumber: Republika Online, Selasa 29 April 2003

Lada Obat Asma

Lada atau merica adalah salah satu rempah penting yang memiliki berbagai khasiat obat. Lada (Piper nigrum), dikenal bisa mengatasi penyakit seperti asma. Lada tergolong tumbuhan memanjat. Bagian yang dipakai sebagai obat adalah buah. Menurut Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obat, kandungan kimia yang dikandung lada adalah saponin, flavonoida, minyak atsiri, kavisin, resin, zat putih telur, amilum, piperine, piperiline, piperoleine, poperanine, piperonal, dihdrokarveol, kanyo-fillene oksida, kariptone, tran piocarrol, dan minyak lada. Sifat kimiawi lada adalah pedas, berbau khas, dan aromatic. Sebagai obat asma, 10 butir lada, 8 lembar daun sirih dihaluskan lalu ditambahkan 1 sendok teh minyak kayu putih. Ramuan diaduk lalu dioleskan pada tengkuk dan dada.

Sumber: Republika Online, Selasa 03 Desember 2002

Lengkuas Antijamur dan Antikembung

Lengkuas yang biasanya digunakan untuk pengobatan adalah jenis lengkuas merah (Alpinia purpurata K Schum). Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lainnya disebutkan, lengkuas merah memiliki sifat antijamur dan antikembung. Berdasarkan berbagai literatur tentang pengalaman turun-temurun dari berbagai daerah dan negara, lengkuas merah dapat mengobati penyakit-penyakit seperti gangguan perut (kembung, sebah), panu, kurap, eksema, bercak-bercak kulit dan tahi lalat (sproeten), Untuk mengobati gangguan perut, lengkuas merah sebesar satu jari diiris tipis-tipis, rebus dengan tiga gelas air hingga menjadi dua gelas. Minum satu gelas pagi dan sore sebelum makan. Sebagai obat panu, ambil rimpang segar satu jari, potong miring, ujung dipukul-pukul hingga seperti kuas, dan gosokkan pada panu. Untuk mengobati kurap, giling hingga halus rimpang lengkuas empat jari dan bawang putih satu buah. Tambahkan satu sendok cuka, panaskan, dan oleskan pada bagian tubuh yang terkena kurap.

Sumber: Republika Online, Selasa 10 Juni 2003